DaerahPLN

Beli Sembako, Sekaligus Terangi Negeri: Cara Unik PLN Gorontalo Berbagi di Ramadan

125
×

Beli Sembako, Sekaligus Terangi Negeri: Cara Unik PLN Gorontalo Berbagi di Ramadan

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Gorontalo – Di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri, PT PLN (Persero) menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui program bertajuk “Terang Berkah Ramadan”, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo tak sekadar menggelar pasar murah, tetapi juga menciptakan skema gotong royong sosial yang berdampak berkelanjutan.

Bertempat di halaman Kantor PLN UP3 Gorontalo, kegiatan yang digelar pada Sabtu (7/3) ini diserbu warga sejak pagi hari. Sebanyak 1.200 paket sembako disalurkan dengan harga terjangkau, menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan selama Ramadan 1447 Hijriah.

Yang membedakan dari kegiatan serupa, program ini tidak berhenti pada distribusi bantuan. PLN merancang mekanisme “beli sambil berbagi”, di mana setiap paket sembako yang ditebus warga turut berkontribusi pada program penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera. Skema ini menjadikan pasar murah bukan hanya sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga investasi sosial jangka panjang.

Baca Juga:  Di Balik Terang Lebaran, Ada Dedikasi Tanpa Libur Petugas PLN

General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa kehadiran PLN di bulan Ramadan tidak hanya sebatas menjaga keandalan listrik, tetapi juga memastikan kebermanfaatan sosial dirasakan langsung masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan energi yang lebih dari sekadar listrik. Melalui program ini, PLN hadir membawa keberkahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan suci,” ujarnya.

Program ini merupakan hasil kolaborasi PLN UP3 Gorontalo bersama Yayasan Baitul Maal PLN, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial berbasis pemberdayaan. Sinergi ini memperkuat peran PLN dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam aspek sosial kemasyarakatan.

Baca Juga:  PLN Sukses Terangi Idulfitri 1447 H, Listrik Andal di Seluruh Indonesia Tanpa Gangguan

Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menjelaskan bahwa seluruh hasil penjualan dari paket sembako tidak menjadi keuntungan perusahaan. Dana tersebut akan dialokasikan kembali melalui program Light Up The Dream, yakni penyambungan listrik gratis bagi warga yang belum menikmati akses listrik mandiri.

“Artinya, masyarakat yang membeli sembako hari ini juga ikut menjadi bagian dari gerakan menerangi rumah warga lain. Ini adalah semangat solidaritas yang ingin kami bangun,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah setempat. Lurah Limba U2, Rolin Kamali, mengapresiasi langkah PLN yang dinilai tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Inisiatif ini sangat membantu warga kami, terutama dalam menekan pengeluaran rumah tangga selama Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga membangun kepedulian sosial antarwarga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Srikandi PLN Turun ke Sekolah: Bekali Generasi Z Gorontalo Jadi Pelopor Energi Cerdas dan Aman

Dengan pendekatan yang menggabungkan bantuan langsung dan pemberdayaan berkelanjutan, PLN menunjukkan bahwa peran BUMN kini semakin berkembang—tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai motor penggerak solidaritas sosial. Ramadan pun menjadi momentum strategis untuk menghadirkan energi kebaikan yang terus menyala, bahkan setelah bulan suci berakhir.
Redaksi Sulut1News