BolselBoltim

Di Bolmong, Gubernur Yulius Selvanus Wujudkan Akses Kesehatan Wilayah Adat

280
×

Di Bolmong, Gubernur Yulius Selvanus Wujudkan Akses Kesehatan Wilayah Adat

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com. Bolmong – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara  dalam menghadirkan layanan kesehatan  yang inklusif kembali dibuktikan. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE,  secara resmi menyerahkan satu unit ambulans kepada umat Hindu Desa Adat Kembang Mertha, Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (23/1/2026).

Penyerahan ambulans yang berlangsung  di Kantor Bupati Bolaang Mongondow  itu menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan  dasar masyarakat, khususnya di wilayah adat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan  bahwa pemerintah tidak hanya hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat,  tetapi memastikan aspirasi tersebut benar-benar diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan tindakan nyata.

“Pemerintah hadir bukan hanya mendengar, tetapi memastikan  harapan masyarakat benar-benar terwujud,” tegas Gubernur dalam sambutannya.

Ambulans tersebut diterima langsung  oleh Bupati Bolaang Mongondow  bersama pengurus Parisada Hindu Dharma Desa Adat Kembang Mertha. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang telah  disampaikan sejak Maret 2025, kemudian diproses melalui mekanisme perencanaan dan pengadaan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Oskar Manoppo: Komitmen untuk Pendidikan Berkualitas di Bolaang Mongondow Timur

Keberadaan ambulans ini diharapkan  mampu mempercepat akses layanan medis bagi masyarakat Desa Adat  Kembang Mertha, mengingat jarak permukiman warga dengan fasilitas kesehatan rujukan tergolong cukup jauh. Kondisi tersebut selama ini menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam penanganan kasus-kasus darurat.

Selain meningkatkan respons  kegawatdaruratan, bantuan ini juga mencerminkan pendekatan  pembangunan yang berkeadilan dan menghormati keberagaman sosial- budaya di Sulawesi Utara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara  menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan  prima yang merata dan inklusif,  dengan dukungan partisipasi aktif serta kepedulian masyarakat setempat.

Langkah ini sekaligus memperkuat  pesan bahwa pembangunan kesehatan di Sulawesi Utara tidak mengenal sekat  wilayah, agama, maupun latar belakang  adat—semua warga berhak atas layanan yang cepat, layak, dan manusiawi.

Baca Juga:  Harkitnas ke-118 di Boltim: Perjuangan Tak Lagi Soal Wilayah, Kini Fokus Kedaulatan Informasi & SDM Unggul

ELVIS