Sulut1news.com, Manado – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM resmi membuka rekrutmen Penggerak HAM Tahun 2026. Mengusung tema “Bergerak Bersama Menguatkan Desa/Kelurahan Sadar HAM”, program ini menjadi wadah bagi masyarakat yang peduli untuk ikut membangun kesadaran hak asasi manusia hingga ke tingkat akar rumput.
Sebanyak 200 formasi tersedia untuk ditempatkan di calon desa, kelurahan, dan kampung binaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini tidak sekadar menawarkan pekerjaan, melainkan kesempatan nyata untuk mendampingi masyarakat, memperkuat pemahaman HAM, serta mendorong terciptanya lingkungan yang adil, inklusif, dan menghormati martabat setiap warga.
“Kami mencari orang-orang yang memiliki hati dan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat. Penggerak HAM akan menjadi jembatan antara pemerintah dan warga, memastikan nilai-nilai kemanusiaan hidup dan diterapkan dalam keseharian di daerah,” ujar sumber di lingkungan Kemenham.
Persyaratan Terbuka untuk Berbagai Latar Belakang
Pendaftaran dibuka bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat umum:
– Usia 22–45 tahun saat pendaftaran
– Pendidikan minimal SMA/sederajat
– Memiliki pengalaman di bidang HAM, pemberdayaan masyarakat, pendampingan sosial, atau kegiatan kemasyarakatan lainnya
– Berdomisili di lokasi penempatan yang dibuktikan KTP dan surat keterangan domisili
– Sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari ketergantungan zat adiktif bagi yang dinyatakan lulus
Posisinya terbuka bagi masyarakat umum, dengan ketentuan tidak sedang berstatus sebagai ASN, prajurit TNI/Polri, aparatur desa, maupun aktif dalam kepengurusan partai politik.
Jadwal dan Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi:
🔗 https://rekrutmen-penggerakham.kemenham.go.id/
🔗 Pengumuman lengkap: https://kemenham.go.id/publikasi/pengumuman-rekrutmen-penggerak-ham-2026
Rangkaian jadwal penting:
– Pengumuman rekrutmen: 10–19 Juni 2026
– Pendaftaran: 20–24 Juni 2026
– Seleksi administrasi: 25–30 Juni 2026
– Seleksi esai dan kompetensi bidang: 7–10 Juli 2026
– Wawancara: 21–24 Juli 2026
– Pengumuman hasil akhir: 27 Juli 2026
Nantinya, Penggerak HAM akan bertugas mendampingi masyarakat, menyebarkan literasi hak asasi manusia, serta memperkuat kapasitas warga dan pemerintah desa agar tercipta tata kelola yang menghormati hak setiap orang. Mereka diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik, mengoperasikan perangkat digital, serta memiliki komitmen penuh bekerja secara penuh waktu di lokasi penempatan.
Program ini merupakan langkah nyata pemerintah mendorong pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan kemanusiaan. Dengan hadirnya Penggerak HAM, diharapkan kesadaran akan hak dan kewajiban warga semakin tumbuh, serta tercipta daerah-daerah yang aman, damai, dan menghargai keberagaman.
Sumber: Literasi-Online.com






