Sulut1news.com, Manado – Perayaan Paskah di Sulawesi Utara tahun ini akan menghadirkan nuansa berbeda. Bukan hanya ibadah dan perayaan keluarga, tetapi juga panggung kreativitas bagi anak-anak yang ingin mengekspresikan iman mereka dengan cara yang sederhana namun penuh makna: menghias telur Paskah.
Melalui Festival Menghias Telur Paskah “Little Hands Big Joy”, anak-anak dari berbagai daerah di Sulawesi Utara diajak menjadi bagian dari perayaan iman yang kreatif dan edukatif. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan lomba seni menghias telur, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran tentang makna Paskah sejak usia dini.
Festival ini dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, yang akan disulap menjadi ruang penuh warna dengan karya-karya kreatif anak-anak.
Ketua panitia Anik Yulius Selvanus mengatakan, festival ini lahir dari gagasan sederhana: menghadirkan perayaan Paskah yang dapat dirasakan secara langsung oleh anak-anak.
“Paskah sering dirayakan oleh orang dewasa dalam bentuk ibadah atau kegiatan gereja. Melalui festival ini, kami ingin anak-anak juga memiliki ruang untuk merasakan sukacita kebangkitan Yesus melalui kreativitas mereka,” ujar Anik.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar lomba seni, tetapi juga sarana membangun nilai iman, kebersamaan, dan kepercayaan diri anak-anak. Dalam setiap telur yang dihias, anak-anak didorong untuk menuangkan cerita tentang harapan, kasih, dan kebangkitan.
Telur Paskah sendiri memiliki simbol yang kuat dalam tradisi Kristen. Telur melambangkan kehidupan baru, sebuah gambaran tentang kebangkitan Kristus yang membawa harapan bagi umat manusia.
Karena itu, panitia berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman spiritual yang menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga.
Selain lomba menghias telur, kegiatan ini juga dirancang sebagai momentum kebersamaan keluarga. Orang tua diharapkan turut mendampingi anak-anak mereka selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba, sehingga Paskah dirayakan secara lebih bermakna.
“Ketika anak-anak menghias telur, mereka tidak hanya membuat karya seni, tetapi juga belajar tentang pesan Paskah—tentang harapan, kehidupan baru, dan kasih,” tambah Anik.
Panitia menargetkan ratusan peserta dari berbagai sekolah dan gereja di Sulawesi Utara akan ambil bagian dalam festival ini. Aula Mapalus nantinya akan dipenuhi berbagai karya unik dengan beragam warna dan tema Paskah.
Pendaftaran peserta saat ini telah dibuka. Orang tua dapat mendaftarkan anak-anak mereka melalui situs resmi www.littlehandsbigjoy.org.
Dengan tangan-tangan kecil yang bekerja penuh imajinasi dan hati yang dipenuhi sukacita, festival ini diharapkan menjadi salah satu cara baru merayakan Paskah di Sulawesi Utara—di mana iman, kreativitas, dan kebahagiaan anak-anak bertemu dalam satu perayaan yang hangat.
“Datanglah dengan hati penuh syukur, dan mari bersama merayakan sukacita Paskah,” tutup Anik.
(EL)






