Internasional

Tanker ‘Grinch’ Diduga Armada Bayangan Rusia Disita AL Prancis, Pakai Bendera Palsu untuk Menyiasati Sanksi Minyak

318
×

Tanker ‘Grinch’ Diduga Armada Bayangan Rusia Disita AL Prancis, Pakai Bendera Palsu untuk Menyiasati Sanksi Minyak

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com,  Paris, 25 Januari 2026 – Kapal tanker minyak Grinch, yang diduga menjadi bagian dari armada bayangan Rusia, telah disita oleh Angkatan Laut Prancis di Laut Alboran. Kapal tersebut disebut mirip kapal mata-mata karena menggunakan bendera palsu dan dicurigai membantu Rusia menyiasati sanksi ekspor minyak internasional.

Tanker yang berasal dari pelabuhan Murmansk, Rusia, pada awal Januari lalu, telah tiba di Teluk Fos-sur-Mer, Martigues, dekat pelabuhan Marseille–Fos pada Sabtu (24/1/2026). Sebelumnya, kapal tersebut dicegat oleh AL Prancis pada Kamis lalu dan diawal menuju pelabuhan Prancis.

“Kapal tersebut saat ini sedang berlabuh,” demikian pernyataan dari prefektur maritim Mediterania. Dalam pernyataan bersama dengan prefektur Bouches-du-Rhône, disebutkan bahwa tanker akan diserahkan kepada jaksa penuntut umum Marseille untuk penyelidikan awal terkait dugaan ketiadaan bendera yang sah.

Baca Juga:  Demonstrasi Besar AS Guncang Minnesota Pasca Dua Warga Tewas Tertembak Aparat Federal, Trump Beri Perintah Khusus DHS

Pencegatan dilakukan di wilayah laut lepas Mediterania barat, antara pantai selatan Spanyol dan pantai utara Maroko. Operasi ini juga mendapatkan dukungan dari angkatan laut negara lain, termasuk Inggris.

Kapal dicurigai terlibat dalam jaringan “armada bayangan” yang memungkinkan Rusia tetap mengekspor minyak meskipun menghadapi pembatasan internasional.
Redaksi Sulut1News 
(REUTERS/Manon Cruz)

Apakah Anda ingin saya menyusun versi berita ini dengan fokus pada aspek sanksi internasional terhadap Rusia atau menambahkan konteks terkait armada bayangan yang disebutkan dalam berita?