InternasionalJakarta

Timur Tengah Memanas! Ledakan Guncang Bahrain Saat AS–Israel Gempur Iran

218
×

Timur Tengah Memanas! Ledakan Guncang Bahrain Saat AS–Israel Gempur Iran

Sebarkan artikel ini

Sulut1News.com, Jakarta – Situasi di kawasan Timur Tengah memanas setelah sejumlah ledakan dilaporkan mengguncang Manama, ibu kota Bahrain, pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Ledakan terjadi di tengah meningkatnya konflik setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke Iran.

Menurut laporan kantor berita AFP yang dikutip dari CNN Indonesia, selain suara ledakan, sirene darurat juga terdengar meraung di berbagai wilayah Bahrain. Negara kecil di Teluk Persia itu diketahui menjadi lokasi markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengirimkan peringatan darurat ke ponsel warga, meminta masyarakat tetap waspada.

“Sirene dibunyikan karena adanya bahaya,” demikian bunyi pesan resmi pemerintah.

Ledakan juga terjadi di Teheran

Tidak hanya di Bahrain, sejumlah ledakan juga dilaporkan terdengar di ibu kota Iran, Teheran, serta beberapa kota lain. Serangan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel mengumumkan operasi militer terhadap Iran yang disebut menargetkan fasilitas militer strategis.

Baca Juga:  Obama Sebut Rasa Malu dan Kesopanan Pejabat Publik Sudah Hilang Usai Video Rasis Keluarga Dirinya Dibagikan Trump

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa serangan dilakukan untuk menghancurkan kemampuan militer Iran, khususnya industri rudal dan kekuatan angkatan lautnya.

“AS akan menghancurkan industri rudal Iran dan memusnahkan angkatan laut mereka,” kata Trump dalam pernyataan video berdurasi sekitar delapan menit yang dikutip AFP.

Trump: Serangan demi membela diri

Trump berdalih bahwa operasi militer tersebut merupakan langkah pertahanan untuk melindungi rakyat Amerika dan sekutunya. Ia menuduh pemerintah Iran selama puluhan tahun menjadi ancaman bagi keamanan global.

Menurutnya, rezim yang dipimpin Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, telah lama melakukan aktivitas yang dianggap membahayakan kepentingan Amerika Serikat dan negara-negara sekutu.

“Tujuan kami adalah membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman nyata dari rezim Iran. Aktivitas mereka secara langsung membahayakan Amerika Serikat, pasukan kami, pangkalan kami di luar negeri, dan sekutu kami di seluruh dunia,” ujar Trump.

Ia juga menuduh Iran selama puluhan tahun melakukan kampanye kekerasan terhadap kepentingan Amerika dan negara-negara lain di berbagai kawasan.

Baca Juga:  BI dan Bank of Korea Perpanjang Swap Mata Uang hingga Rp115 Triliun, Dorong Perdagangan Lokal dan Stabilitas Regional

Kekhawatiran konflik meluas

Serangan terhadap Iran dan munculnya ledakan di Bahrain memicu kekhawatiran konflik akan meluas di kawasan Timur Tengah, terutama karena Bahrain menjadi lokasi pangkalan militer penting milik Amerika Serikat.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut. Namun sejumlah negara dilaporkan mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi eskalasi perang di kawasan.

(EL / CNN Indonesia)