Minahasa

Transformasi Birokrasi Terpadu Jadi Kunci, Minahasa Siap Jadikan Sektor Basis sebagai ‘Mesin Penggerak Ekonomi

43
×

Transformasi Birokrasi Terpadu Jadi Kunci, Minahasa Siap Jadikan Sektor Basis sebagai ‘Mesin Penggerak Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Tondano – Kabupaten Minahasa mengambil langkah strategis dengan mengedepankan transformasi pola kerja birokrasi yang terpadu sebagai pijakan utama untuk menggerakkan roda ekonomi daerah tahun 2026. Tidak hanya berhenti pada penyederhanaan prosedur, langkah ini juga diarahkan untuk menjadikan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan sebagai “mesin penggerak” yang tidak hanya produktif namun juga mampu menarik investasi berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr Lynda D. Watania M.M. MSi., saat memimpin Rapat Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PPED) di Kantor Bupati Minahasa, Senin (2/2/2026). Berbeda dengan pendekatan umum yang hanya fokus pada kemudahan perizinan, Kabupaten Minahasa menggabungkan integrasi birokrasi dengan revitalisasi sektor basis yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Baca Juga:  Hari Kedua Operasi SAR: Tim Gabungan Perluas Pencarian Queentania di Kawasan Air Terjun Paris

“Kita tidak hanya ingin mempercepat arus investasi melalui birokrasi yang lebih ringan, tetapi juga memastikan setiap investasi yang masuk dapat memberikan nilai tambah maksimal bagi sektor-sektor yang sudah menjadi keunggulan kita. Penguatan ekonomi di tingkat tapak harus berdampak langsung pada lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sekda Lynda.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, disepakati bahwa koordinasi perencanaan dan pemetaan sektor unggulan akan menjadi tanggung jawab khusus Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Minahasa. Peran ini menjamin bahwa seluruh program dari dinas teknis – mulai dari pelayanan perizinan usaha hingga pengembangan pariwisata dan sektor primer – bergerak sesuai satu visi yang terpadu.

Baca Juga:  Minahasa Genjot Pengendalian Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah

Yang menjadi poin penting dalam rapat ini adalah dukungan penuh dari unsur Forkopimda. Perwakilan Polres Minahasa, Kodim 1302/Minahasa, dan Kejari Minahasa menegaskan bahwa stabilitas keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparatur keamanan, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari upaya menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan menarik bagi pelaku usaha.

“Tanpa fondasi keamanan yang kuat, bahkan birokrasi yang paling efisien tidak akan mampu menarik investor untuk menetap dan berkembang di Minahasa. Kami siap mendukung setiap langkah percepatan ekonomi dengan memastikan lingkungan yang kondusif,” ujar salah satu perwakilan Forkopimda yang hadir.

Dengan pendekatan terpadu ini, Kabupaten Minahasa berharap dapat menjawab tantangan ekonomi global dan nasional tahun 2026. Tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan bahwa setiap kemajuan yang dicapai dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Minahasa.
Redaksi Sulut1News