Internasional

Trump Ancam Tarif 25 Persen ke Negara NATO demi Greenland, Eropa Bergejolak

179
×

Trump Ancam Tarif 25 Persen ke Negara NATO demi Greenland, Eropa Bergejolak

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com – Ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland kembali memicu ketegangan global. Trump  secara terbuka mengancam akan  mengenakan tarif impor hingga 25 persen terhadap sejumlah negara Eropa anggota NATO jika pembelian wilayah  otonom milik Denmark tersebut tidak segera terwujud.

Ancaman keras itu disampaikan Trump  di tengah gelombang aksi demonstrasi besar-besaran di Greenland dan Denmark. Ribuan warga turun ke jalan  di ibu kota Greenland serta di Kopenhagen dan sejumlah kota besar Denmark, menentang rencana AS mengambil alih pulau kaya mineral yang  memiliki posisi strategis sebagai gerbang menuju kawasan Arktik.

Mengutip laporan AFP, kemarahan Trump diarahkan  terutama kepada Denmark—sekutu AS di NATO—serta  beberapa negara Eropa lain yang dalam beberapa hari terakhir dilaporkan  mengirimkan pasukan ke Greenland. Wilayah otonom tersebut memiliki luas  yang sangat besar namun hanya dihuni sekitar 57.000 jiwa.

Baca Juga:  SERANGAN UDARA MILITER MYANMAR HANTAM KAMP PENGUNGSI DI KACHIN, 21 ORANG MENEWASKAN

Jika ancaman Trump benar-benar  direalisasikan, langkah tersebut berpotensi menciptakan krisis internal NATO yang belum pernah terjadi  sebelumnya. Pasalnya, tekanan ekonomi  berupa tarif tinggi itu menyasar langsung negara-negara yang selama ini  menjadi mitra strategis Washington dalam aliansi militer Atlantik Utara.

Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump  menyebut bahwa mulai 1 Februari, Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan  Finlandia akan dikenakan tarif 10 persen untuk seluruh barang ekspor  mereka ke Amerika Serikat.

“Pada 1 Juni 2026, tarif tersebut akan  dinaikkan menjadi 25 persen. Tarif ini akan tetap berlaku dan wajib dibayar  hingga tercapai kesepakatan pembelian Greenland secara lengkap dan total,” tulis Trump, dikutip AFP, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga:  Diplomasi di Tengah Ancaman Perang: Iran-AS Masuki Babak Baru Perundingan Nuklir

Trump menilai langkah negara-negara  Eropa tersebut sebagai tindakan  berbahaya yang dapat memicu instabilitas global.

“Negara-negara ini memainkan  permainan yang sangat berbahaya dan telah menempatkan tingkat risiko yang  tidak dapat dipertahankan maupun berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengklaim bahwa ancaman tarif  tersebut diperlukan demi menjaga stabilitas dunia.

“Oleh karena itu, demi melindungi Perdamaian dan Keamanan Global,  langkah-langkah tegas harus diambil agar situasi yang berpotensi berbahaya ini dapat diakhiri dengan cepat dan tanpa keraguan,” lanjut Trump.

Meski bernada keras, Trump  menegaskan dirinya masih membuka ruang dialog.

“Saya siap untuk bernegosiasi dengan Denmark dan/atau negara-negara tersebut,” ujarnya.

Ketegangan ini diperkirakan akan terus  berkembang dan menjadi sorotan utama geopolitik dunia, mengingat posisi  strategis Greenland serta dampaknya terhadap hubungan AS dan Eropa dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Kebijakan AS Buka "Ruang Napas" Energi: Indonesia Dapat Pasokan Murah, Tapi Waspada Risiko Geopolitik

Redaksi Sulut1News