Daerah

Ladang Ganja di Pedalaman Papua Terbongkar, Aparat Amankan Pelaku dan Puluhan Tanaman Siap Panen

119
×

Ladang Ganja di Pedalaman Papua Terbongkar, Aparat Amankan Pelaku dan Puluhan Tanaman Siap Panen

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Papua- Pegunungan Bintang – Upaya pemberantasan narkotika di wilayah timur Indonesia kembali menunjukkan hasil. Tim gabungan TNI-Polri dari Satgas Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) bersama Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengungkap ladang ganja tersembunyi di tengah hutan Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (11/4/2026).

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tidak biasa di sebuah area perkebunan terpencil. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aparat gabungan dengan melakukan penyelidikan dan penyisiran ke lokasi yang dimaksud.

Di bawah komando Dansatgas Yonif 751/VJS, Letkol Inf Erwan Harliantoro, tim bergerak menyusuri medan hutan yang cukup sulit dijangkau. Hasilnya, aparat menemukan dua titik ladang ganja dengan jumlah tanaman yang cukup signifikan.

Baca Juga:  Wagub Victor Mailangkay: Tulude Simbol Ketangguhan Masyarakat Sangihe

“Di lokasi pertama kami menemukan 55 batang ganja dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Sementara di titik kedua, terdapat sekitar 80 batang dengan tinggi mencapai 2 meter yang diduga sudah siap panen,” ungkap Erwan saat dikonfirmasi, Minggu (12/4/2026).

Tidak hanya mengamankan barang bukti, aparat juga berhasil menangkap seorang warga sipil berinisial LU yang diduga sebagai pemilik ladang tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui kepemilikan tanaman ganja itu.

“Saat ini terduga pelaku bersama seluruh barang bukti telah diserahkan ke Polres Pegunungan Bintang guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Temuan ini bukan yang pertama di wilayah tersebut. Aparat mengungkapkan bahwa pada Oktober tahun lalu, ladang ganja serupa juga ditemukan di kawasan hutan yang sama dengan jumlah mencapai ratusan batang. Seluruh tanaman saat itu langsung dimusnahkan di lokasi.

Baca Juga:  511 MVA: PLN Bangun Ekosistem Digital Terbesar di Batam

Keberulangan kasus ini menunjukkan bahwa wilayah Pegunungan Bintang masih menjadi salah satu titik rawan peredaran dan budidaya ganja. Oleh karena itu, aparat memastikan akan terus meningkatkan patroli dan operasi terpadu.

TNI-Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut. Selain melanggar hukum, penanaman dan peredaran narkotika dinilai dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

“Kami akan terus melaksanakan operasi secara berkelanjutan sebagai langkah preventif untuk memutus mata rantai peredaran narkotika, sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegas Erwan.

Pengungkapan ini menjadi bukti pentingnya peran serta masyarakat dalam membantu aparat menjaga keamanan lingkungan, sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika hingga ke pelosok daerah.

Redaksi Sulut1News