Sulut1news.com, Manado – Semangat muda dan nilai-nilai luhur kepramukaan berkobar di Bumi Perkemahan Pinilih, Pantecostal Camping Ground, Kabupaten Minahasa Utara. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang juga menjabat selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Manado, secara resmi membuka Jambore Gerakan Pramuka Cabang Kota Manado Tahun 2026, Kamis (21/5/2026). Acara akbar ini menjadi momen istimewa berkumpulnya ribuan pelajar terbaik se-Kota Manado dalam satu wadah persaudaraan dan pendidikan karakter.
Dalam tugas mulia ini, Wali Kota Andrei Angouw didampingi langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado yang sekaligus menjabat Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Manado, Irene Angouw-Pinontoan. Kehadiran keduanya menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Manado dalam mendukung penuh pengembangan generasi muda melalui jalur kepramukaan.
Mengusung tema besar “Pramuka Tangguh, Mandiri dan Berkarakter Menuju Manado Maju dan Berdaya Saing” serta berpegang teguh pada motto abadi “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, kegiatan ini mempertemukan peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-wilayah Manado. Lebih dari sekadar perkemahan, jambore ini dirancang sebagai laboratorium nyata bagi anak-anak muda untuk mengasah kemampuan, mempererat tali persaudaraan, dan membangun mentalitas pemimpin masa depan.
Dalam sambutan pembukaannya, Andrei Angouw memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan besar ini. Baginya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis yang tak tergantikan dalam sistem pendidikan nasional maupun daerah. Ia menekankan bahwa pendidikan formal di sekolah sangat penting, namun pendidikan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan justru sangat terasah melalui kegiatan kepramukaan seperti ini.
“Adik-adik Pramuka adalah aset paling berharga, generasi penerus yang akan mengisi kehidupan bangsa dan daerah ini di masa depan. Manado butuh putra-putri yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh fisiknya, mandiri jiwanya, dan berkarakter kuat dalam setiap tindakannya. Jambore ini adalah sarana positif untuk menempa semua nilai itu,” tegas Andrei Angouw di hadapan ribuan peserta yang bersemangat.
Ia juga mengajak seluruh peserta, para pembina, dan pengurus Pramuka untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusiasme tinggi, disiplin, dan tetap menjunjung tinggi kode kehormatan Pramuka. Ia berharap setiap ilmu, pengalaman, dan persahabatan yang terjalin di perkemahan ini dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan melahirkan generasi muda yang siap bersinergi membangun Manado menjadi kota yang maju, berdaya saing, dan bermartabat,” tambahnya.
Puncak acara ditandai dengan pembukaan resmi Jambore Gerakan Pramuka Cabang Kota Manado Tahun 2026 oleh Wali Kota Andrei Angouw. Turut memeriahkan dan menyaksikan momen penting ini jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Manado, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Peter Assa, S.T., M.Sc., M.Tr.Par., CGRE., Ph.D., para pengurus Kwartir Cabang, pembina Pramuka, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan SDM Manado dimulai dari penempaan karakter yang kokoh sejak dini. (EL)






