Daerah

Banjir Bandang Solimandungan: Gubernur YSK Gerak Cepat, Bantuan Langsung Dikirim Lewat BPBD Sulut

187
×

Banjir Bandang Solimandungan: Gubernur YSK Gerak Cepat, Bantuan Langsung Dikirim Lewat BPBD Sulut

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Bolmong – Banjir bandang yang melanda Desa Solimandungan menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Menindaklanjuti laporan dampak bencana yang menimpa wilayah Kecamatan Lolak, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung mengerahkan tim penanggulangan bencana untuk bergerak cepat menuju lokasi kejadian, Kamis (28/5/2026).

Langkah tegas dan cepat ini dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana, Adolf Tamengkel. Bersama tim, ia tiba di lokasi bencana untuk melakukan peninjauan langsung, mendata kerusakan, melaporkan situasi terkini kepada Gubernur, sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga yang terdampak.

Adolf Tamengkel menyampaikan bahwa kehadiran tim di lokasi merupakan perintah langsung dari Gubernur Yulius Selvanus Komaling. Menurutnya, Gubernur sangat memperhatikan nasib warga Desa Solimandungan dan menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan.

Baca Juga:  Revolusi Penilaian Daerah: Mendagri Tito Siapkan Rp 1 Triliun, Ganti Teguran Jadi Insentif Mentereng

“Benar, banjir bandang yang terjadi di Desa Solimandungan menjadi perhatian serius Bapak Gubernur YSK. Beliau langsung memberi instruksi agar kami segera turun ke lokasi, melihat keadaan yang sebenarnya, melaporkan secara rinci, dan yang paling utama adalah membawa bantuan untuk meringankan beban sekaligus menolong warga yang terdampak. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah selalu hadir dan peduli di tengah masyarakat,” tegas Tamengkel saat memberikan keterangan.

Ia juga menambahkan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah provinsi dalam merespons setiap bencana yang terjadi di seluruh wilayah Sulawesi Utara, tanpa terkecuali. Setiap kejadian bencana akan ditangani dengan respons cepat, terukur, dan tepat sasaran.

Baca Juga:  BGN Buka Seleksi PPPK Tahap Ketiga dan Keempat dengan Total 64.920 Formasi, Rencananya Kuartal I-2026

Dalam kunjungan kerja dan penanganan kali ini, BPBD Sulut membawa bantuan berupa beras yang diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Penyerahan dilakukan langsung di lokasi bencana dan diterima oleh perwakilan yang ditunjuk Bupati Bolaang Mongondow, sebagai bentuk kerja sama yang erat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam penanganan pascabencana.

Bantuan ini merupakan langkah awal yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok warga yang tempat tinggal dan persediaan pangan terganggu akibat luapan air bah. Pemerintah juga memastikan bahwa penyaluran bantuan berjalan lancar dan akan terus dipantau agar tepat diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

Kehadiran tim BPBD Sulut dan penyaluran bantuan ini sekaligus memperkuat kerja sama dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Penanganan bencana tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama yang erat, komunikasi yang baik, dan gerak langkah yang serentak dari semua tingkatan pemerintahan.

Baca Juga:  Pungli ESDM Jatim Terbongkar, Total Bukti Rp2,36 Miliar

Kepala BPBD Tamengkel juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada mengingat curah hujan yang masih terjadi di beberapa wilayah hulu, serta menjaga kebersihan lingkungan dan aliran sungai guna mencegah risiko bencana yang sama terulang kembali di masa mendatang.

Langkah cepat yang diambil Gubernur Yulius Selvanus Komaling dan jajarannya ini menjadi bukti nyata kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat, di mana kehadiran pemerintah dirasakan bukan hanya dalam kata-kata, melainkan dalam tindakan nyata di saat yang paling dibutuhkan.
(EL)