Sulut

Didukung Wartawan Lintas Daerah, Ramon Wowor Resmi Maju Calon Ketua PWI Sulut Usung Konsep “Trisakti”

123
×

Didukung Wartawan Lintas Daerah, Ramon Wowor Resmi Maju Calon Ketua PWI Sulut Usung Konsep “Trisakti”

Sebarkan artikel ini

Sulut1News.com, Manado – Dinamika menjelang pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mulai menghangat. Wartawan senior Ramon Wowor secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI Sulut periode 2026–2031 pada Sabtu (14/3/2026) di Kantor Balai Wartawan Sulut, Manado.

Kedatangan Ramon Wowor bersama sejumlah wartawan dari berbagai daerah seperti Manado, Tomohon, Minahasa, dan Minahasa Utara membuat suasana kantor Balai Wartawan Sulut tampak lebih ramai dari biasanya. Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan moral sekaligus mengantar langsung proses pendaftaran kandidat yang dinilai berpengalaman di dunia pers tersebut.

Berkas pencalonan Ramon Wowor diterima langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Konferensi Daerah PWI Sulut, Jimmy Senduk, didampingi anggota panitia Chintya Boyoh dan Ardi Kalumata. Setelah pemeriksaan awal dilakukan, panitia menyatakan dokumen tersebut akan menjalani tahapan verifikasi lebih lanjut.

Baca Juga:  Di Balik Asap Mega Mall: Kepekaan Hati Gubernur Yulius dan Penghargaan Bagi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Jimmy Senduk menjelaskan, seluruh berkas pencalonan yang masuk akan terlebih dahulu dibahas dalam rapat Steering Committee sebelum disampaikan ke pengurus pusat di Jakarta.

“Berkas yang masuk akan diverifikasi dalam rapat Steering Committee. Jika dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, selanjutnya akan diserahkan ke PWI Pusat untuk diteliti kembali sebelum diterbitkan surat keputusan penetapan calon,” ujar Senduk.

Pemilihan Ketua PWI Sulut sendiri dijadwalkan berlangsung melalui Konferensi Daerah pada 31 Maret 2026 mendatang. Para kandidat yang lolos verifikasi nantinya akan memperebutkan dukungan suara dari peserta konferensi yang terdiri dari anggota PWI di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan itu, Senduk juga mengingatkan pesan dari Ketua PWI Pusat, H. Munir, mengenai pentingnya menjaga integritas dalam proses pemilihan.

“Kami menegaskan kembali amanat Ketua PWI Pusat bahwa dalam proses pemilihan tidak boleh ada praktik money politics. Jika ditemukan calon yang membagi-bagikan uang kepada peserta konferensi, maka yang bersangkutan akan didiskualifikasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Banggar DPRD Sulut Desak Efisiensi Ekstrim, Perjalanan Dinas hingga MAMI Diusulkan Dipangkas

Sementara itu, Ramon Wowor mengungkapkan bahwa keputusannya maju sebagai calon Ketua PWI Sulut tidak terlepas dari dorongan kuat rekan-rekan wartawan di berbagai daerah.

“Saya sebenarnya tidak bisa menolak permintaan para wartawan senior di beberapa kabupaten dan kota yang mendorong saya untuk maju. Dukungan moral dari teman-teman wartawan ini adalah amanah yang harus saya jalankan,” kata Wowor.

Mantan Ketua PWI Minahasa Utara tersebut juga menegaskan komitmennya untuk membawa PWI Sulut menjadi organisasi profesi yang lebih kuat, profesional, dan dihormati.

Dalam kepemimpinannya nanti, Wowor mengaku siap mengusung konsep “Trisakti” sebagai fondasi utama program kerja organisasi.

Menurut wartawan yang telah berkiprah di dunia pers sejak awal 1980-an itu, konsep Trisakti yang dimaksud mencakup tiga pilar utama: berdaulat sebagai organisasi profesi yang berwibawa, mandiri secara ekonomi, serta berbudaya melalui penguatan pendidikan dan karakter insan pers.

Baca Juga:  Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay Rayakan Kemenangan Kontingen Sulut, Piala Presiden Disambut Penuh Kebanggaan

“Trisakti adalah senjata untuk membangun PWI yang berdaulat, mandiri, dan berbudaya. Organisasi ini harus kuat secara moral, ekonomi, dan karakter,” jelas mantan wartawan Manado Post era 1987 tersebut.

Sejumlah wartawan yang hadir dalam proses pendaftaran juga berharap momentum Konferensi Daerah PWI Sulut kali ini dapat menjadi titik kebangkitan organisasi, sekaligus mengembalikan harkat dan martabat profesi wartawan di daerah.

Sebagaimana diketahui, Persatuan Wartawan Indonesia merupakan organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1946 dan memiliki peran penting dalam menjaga profesionalisme serta etika jurnalistik di Tanah Air.
(EL)