Politik

Wakili Gubernur, Sekwan Niklas Silangen Resmi Luncurkan Ajang Iman “Minahasa Bermazmur 2026

113
×

Wakili Gubernur, Sekwan Niklas Silangen Resmi Luncurkan Ajang Iman “Minahasa Bermazmur 2026

Sebarkan artikel ini

Sulut1news.com, Amurang – Semangat iman dan kebersamaan menyelimuti Jemaat GMIM Bait’el Ritey, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan. Sebuah acara besar bernuansa rohani yang dinanti, Open Tournament Baca Kitab Mazmur bertajuk “Minahasa Bermazmur 2026”, resmi dibuka secara khidmat pada Jumat (15/5/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata harmoni antara pembinaan iman masyarakat dan perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Sulut, Weliam Niklas Silangen, S.Sos., M.Si., hadir langsung di lokasi untuk meresmikan pembukaan. Kehadiran ini menjadi simbol kuat bahwa pemerintah daerah sangat mendukung setiap langkah positif yang bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dan persatuan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sekwan Silangen membacakan sambutan resmi Gubernur Yulius Selvanus. Pesan yang disampaikan bukan sekadar ucapan selamat, melainkan bentuk dukungan penuh kebijakan pemerintah terhadap pembinaan kerohanian sebagai pondasi karakter warga Sulawesi Utara yang kuat.

Baca Juga:  Hillary Tuwo Apresiasi Gerak Cepat Pemprov Sulut Perbaiki Jalan SBY Minut

Diketahui, kegiatan akbar ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa. “Minahasa Bermazmur 2026” didesain khusus menjadi wadah luas bagi para pegiat dan pencinta seni baca mazmur untuk mempersembahkan kesaksian iman mereka. Di sisi lain, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang pemanasan dan persiapan matang menyambut perhelatan besar HAPSA P/KB dan W/KI GMIM yang akan berlangsung tahun ini. Ini menjadi tempat mengasah kemampuan sekaligus menyatukan semangat jemaat dari berbagai penjuru.

Suasana penuh semangat terasa sejak pagi hari. Acara ini disambut luar biasa antusias oleh masyarakat, tercatat ratusan peserta hadir mendaftar dan bersiap menampilkan yang terbaik. Penyelenggara menyusun kompetisi secara rapi dan berjenjang agar berjalan adil dan bermutu. Para peserta dikelompokkan berdasarkan kategori pelayanan, meliputi Kaum Bapa (P/KB) dan Kaum Ibu (W/KI).

Baca Juga:  Kawal Aspirasi Mahasiswa Sulut hingga ke Pusat, MEP Pimpin DPRD Kunker ke DPR RI dan Setneg

Agar persaingan berjalan sehat dan berimbang, setiap kategori dibagi lagi ke dalam dua kelas: Kelas Unggulan (Seri A1) bagi mereka yang sudah berpengalaman dan memiliki kemampuan mumpuni, serta Kelas Pemula (Seri B) yang memberi ruang kesempatan luas bagi para pendatang baru untuk belajar dan berprestasi.

Momen puncak pembukaan terjadi saat Sekwan Weliam Silangen melakukan tindakan simbolis, yakni mengalungkan Kartu Tanda Peserta (ID Card) kepada salah satu perwakilan kontingen. Tindakan sederhana namun bermakna ini disambut dengan tepuk tangan meriah dan sorak gembira dari seluruh hadirin, menandai resminya dimulai babak kompetisi yang penuh hikmat.

Kehadiran tokoh masyarakat dan para pegiat seni gerejawi dari berbagai wilayah pelayanan menjadi pelengkap kemeriahan acara. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat restu dan dukungan lintas kalangan, menjadi perekat persaudaraan yang makin erat antarjemaat.

Baca Juga:  Inggried Sondakh: Komitmen Menyelamatkan Industri Otomotif Sulut dari Krisis Pajak

Melalui kegiatan ini, GMIM Bait’el Ritey dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali membuktikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bicara soal fisik dan ekonomi, tetapi juga sangat memperhatikan kesehatan rohani dan keutuhan iman warganya. “Minahasa Bermazmur 2026” menjadi contoh indah bagaimana kekuatan doa dan seni dapat bersatu membangun Sulawesi Utara yang semakin kokoh dan berkarakter luhur. (Mars)